Ciptakan Riset Berdampak: 3 Tips Temukan Topik Tesis di Era Bisnis Digital
Salah satu momen paling menentukan dalam perjalanan studi S2 bukan saat ujian, melainkan saat kamu harus menjawab satu pertanyaan sederhana yang ternyata tidak sesederhana itu: “Mau meneliti apa?”
Di bidang bisnis digital yang bergerak sangat cepat, memilih topik tesis bukan hanya soal menemukan sesuatu yang menarik. Ada satu pertimbangan yang tidak bisa diabaikan: apakah topik ini masih relevan saat kamu selesai menelitinya?
1. Mulai dari Masalah Nyata, Bukan dari Judul
Kesalahan paling umum adalah memilih topik dari judulnya dulu—yang terdengar keren, akademis, atau unik. Pendekatan yang lebih kuat justru kebalikannya. Mulai dari masalah nyata yang kamu amati, lalu cari apakah sudah ada penelitian yang menjawabnya.
Pertanyaan sederhana yang bisa membantu: “apa yang kamu lihat di sekitarmu yang belum bisa dijelaskan dengan baik oleh penelitian yang sudah ada?”
Misalnya, di Indonesia, ekonomi digital diproyeksikan bisa mencapai $210–360 miliar pada 2030 (Google, Temasek & Bain, 2023). Pertumbuhan sebesar itu pasti meninggalkan banyak pertanyaan yang belum terjawab secara akademis, dan itulah peluangmu.
2. Temukan Research Gap
Setelah punya pertanyaan awal, langkah selanjutnya adalah menemukan research gap—celah antara apa yang sudah diteliti dan apa yang belum. Cara paling praktis: baca bagian saran di penelitian terdahulu. Di sana, peneliti biasanya sudah menunjukkan arah riset yang perlu dilanjutkan. Itu petamu.
Contoh nyata dari riset dosen S2 Bisnis Digital Unesa: Dhiyan Septa Wihara dan tim menemukan bahwa selama 21 tahun, belum ada satu pun publikasi dari Indonesia soal implementasi TIK di lembaga keuangan mikro. Padahal Indonesia punya ribuan BMT dan koperasi. Ini menunjukkan gap yang jelas dan riset yang kuat.
3. Pastikan Topikmu Realistis dan Berdampak
Tesis yang baik punya implikasi praktis, tidak hanya kontributif secara teoretis. Beberapa area di Indonesia yang masih terbuka lebar untuk dieksplorasi:
Perilaku konsumen digital di luar Jawa
Adopsi teknologi UMKM sektor informal
Etika tata kelola data di platform digital
Model bisnis berbasis AI untuk pasar lokal
Satu hal yang sering luput: topik yang sempit tapi dalam jauh lebih kuat dari topik yang luas tapi dangkal. Sebelum berkomitmen, diskusikan dulu dengan dosen pembimbing, karena mereka tahu tren riset terkini dan bisa membantu menilai apakah topikmu punya potensi untuk berkembang lebih jauh.
“Topik tesis terbaik bukan yang paling canggih judulnya, melainkan yang paling jujur menjawab pertanyaan yang benar-benar belum terjawab.”
Kalau kamu sedang mempertimbangkan studi lanjut di bidang ini, S2 Bisnis Digital FEB Unesa bisa jadi tempat yang tepat untuk memulai perjalanan risetmu.
***